Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

12 Februari 2018

, , , , , , , , , ,

WINTER IN TOHOKU : MORE SNOW, MORE FUN!



Kali ini saya datang ke Tohoku tidak hanya untuk menikmati berbagai spot yang ada di sana, namun juga untuk shooting produksi video yang akan mempromosikan beberapa destinasi di Tohoku, khususnya di musim dingin. Jika bicara shooting, yang terbayang di kepala saya adalah kurangnya waktu untuk menikmati lokasi, mengambil gambar dan sekadar bersantai dan melihat-lihat pemandangan, ataupun mencoba makanan yang ada. Namun shooting #go_tohoku ini ternyata lebih seru dari yang saya bayangkan, bahkan kami punya waktu extra setelah shooting untuk jalan-jalan melihat sekeliling (dan berbelanja tentunya)

ADA APA AJA DI TOHOKU DAN KENAPA IT'S EVEN BETTER DURING WINTER? LET'S SEE

WINTER WONDERLAND, EVERYWHERE



Dari jalan kaki di kota, main ke Hirosaki Castle hingga ke snowpark, semuanya tertutup salju. Untuk seseorang yang lahir dan besar di negara tropis, melihat salju adalah kemewahan dan keseruan bagi saya, it's always fun to experience snow, dan Tohoku punya salju lebih dari yang kita inginkan haha!

BEAUTIFUL CASTLE, SHRINES AND TEMPLE


Saya selalu senang mengunjungi castle, shrine dan temple di Jepang, nah di musim dingin, kastil yang ada di Tohoku semakin cantik karena dikelilingi salju putih, mulai dari Hirosaki Castle, Shiroishi Castle hingga Entsu-in Temple di Matsushima semakin cantik di saat winter!

GO CRAZY AT FOX VILLAGE



Winter is definitely the best time to visit Miyagi Zao Fox Village! Saya pernah mengunjungi area penuh rubah ini pada musim panas dan tentunya kadar kegemasan mereka berbeda total, di musim dingin bulu rubah-rubah ini pada kondisi paling tebal untuk menahan cuaca dingin di Tohoku, yang membuat mereka menjadi semakin menggemaskan, seperti fur ball!




 
Saat kami datang, rubah-rubah ini sedang berkumpul di satu area feeding, mereka menggali-gali salju, puluhan rubah ini sangat menggemaskan dan rasanya seperti mimpi! a cute dream to be exact! :)

FOODS ARE EVEN BETTER

Tidak ada yang membantah bahwa menyeruput mie hangat jauh lebih lezat di saat cuaca dingin, begitu pula Shiroishi Umen, mie hangat khas Shiroishi yang dibuat tanpa menggunakan minyak namun tetap gurih, sehat dan lezat, siapa bisa menolak?


Another must try di Tohoko adalah lidah sapi! Yes, mungkin untuk orang Indonesia, makan lidah sapi sudah biasa, well, bagi saya tidak biasa hehe, nah tapi di Tohoku, khususnya di Sendai, hidangan lidah sapi, Gyutan, adalah kebanggaan Sendai. Kami mencoba Gyutan di Rikyu Matsushima, restoran yang menyediakan hidangan lidah sapi khas Sendai. Lidah sapi panggang yang bentuknya seperti steak daging sapi, namun teksturnya berbeda ini ternyata sangat lezat dan gurih! 




Bosan dengan yang hangat-hangat dan ingin mencoba hidangan segar dari buah? Kami mencoba berbagai menu yang seluruhnya dibuat dari bahan dasar utama apel di Restoran Yamazaki di Hirosaki, Aomori. Pemilik restoran, Yamazaki membuat berbagai resep makanan dari apel, mulai dari appetizer, main course, hingga tentunya desert! Rasanya? tentunya sangat lezat, apalagi Aomori adalah salah satu penghasil apel terbesar (dan paling berkualitas) di Jepang!

FEEL THE FESTIVE AND ACT SAMURAI WAY!



Meski musim dingin, di Tohoku kita tetap dapat merasakan festivity dari Festival Neputa, festival yang sangat populer di Hirosaki. Di Tsugaru-han Neputa Mura, kita dapat melihat Neputa (semacam lampion namun berukuran sangat besar dalam berbagai bentuk yang dihias dengan sangat cantik). Nah, Neputa asli untuk festival disimpan di Tsugaru-han Neputa Mura, di sini juga kita bisa mencoba alat musik tradisional di Hirosaki, Shamisen yang ternyata sulit dikuasai meski senarnya hanya ada tiga.

Sebagai salah satu penggemar Darth Vader (saya sadar perannya antagonis, namun saya selalu suka sosok dan baju zirahnya yang keren), saya sangat excited bisa mencoba baju zirah ala Date Masamune, salah satu pemimpin yang paling berkuasa di masa perang sipil Jepang. Pakaian Date Masamune ini juga-lah yang menginspirasi tokoh Star Wars yang iconic, The Darth Vader! Tidak hanya menggunakan baju zirah, kami juga berkeliling Date Masamune Historical Museum di Sendai di mana terdapat banyak replika momen bersejarah dalam hidup Date Masamune, dan dalam perkembangan sejarah Jepang.

ONSEN, PLEASE

Yes, salah satu kenikmatan berendam di air hangat (atau lebih tepatnya panas) yang membuat relax, berendam ala Jepang ini juga terasa lebih nikmat di musim dingin karena membuat badan kita hangat, bahkan setelah keluar dari kolam onsen. Kalau tidak sempat onsen bath, ada opsi berendam kaki saja yang dapat kita lakukan di sela-sela kegiatan, seperti yang saya lakukan di Togatta Onsen Hot Springs ini, kaki hangat, badan pun ikut merasa hangat! :)

SHOP.. OH WELL, YOU'LL DO THAT DEFINITELY

Klo kimono rental aja :)
The shooting team, Thanks Guys! You're all SUGOIII!
Shopping di Jepang selalu membuat saya pusing.. ingin mengambil semua barang hehe, Tohoku tentunya punya banyak toko-toko menarik dan opsi berbelaja. Sangking serunya berbelanja, saya bahkan tidak mengambil foto, sorry, busy shopping!

So, WHO'S PLANNING FOR WINTER IN TOHOKU NEXT YEAR? Remember that those cutey fox are waiting for you!

@marischkaprue - try to convince her family to visit Tohoku next winter :))

NOTES

Saya di Tohoku untuk shooting video promosi Tohoku yang sedang dalam proses produksi (can't wait), untuk sementara, kalian bisa lihat teasernya juga di link ini --> http://tohokusnowexperience.jp/marischkaprudence-in-tohoku/dj_tohoku/

Ikuti berbagai postingan menarik dari Tohoku di Instagram, cari hashtag ini ya: #go_tohoku dan #dj_tohoku

Thanks to the hardworking and fun Japan team! JNTO and AAB Indonesia, also my buddy Josefine. Wait for our Behind The Scene (BTS) VLOG on my youtube channel SOON!

****

10 Februari 2018

, , , , , , , , ,

SELFIE WITH THE HAPPIEST ANIMAL ON THE PLANET: QUOKKA ROTTNEST ISLAND



Binatang pengerat berukuran kecil, buntut panjang layaknya tikus ini memiliki tempat spesial di hati siapapun yang melihatnya. Quokka, binatang endemik di Rottnest Island, Western Australia memiliki bentuk bibir mulut yang membuat mereka selalu tampak tersenyum, it’s even getting better when they eat, Quokka akan terlihat seperti tertawa lebar saat mereka sedang mengunyah makanan. Nama Pulau Rottnest pun muncul dari keberadaan binatang-binatang menggemaskan ini, namun di kala mereka dianggap sebagai tikus. Di tahun 1969, seorang kapten dari Belanda, Willem de Vlamingh tiba di Rottnest Island, ia melihat begitu banyak Quokka yang ada di pulau dan menganggap binatang-binatang ini sebagai tikus besar dan menyebut pulau ini sebagai “Rotte nest” yang berarti sarang tikus! Nama ini kini jadi nama resmi pulau yang jadi favorit untuk liburan akhir pekan dari Perth.


Kembali ke binatang yang dulu dianggap tikus yang menjijikkan, ada lebih dari 10.000 Quokka yang tersebar di Rottnest Island, that’s a big numbers! Maka, sayapun mengira akan begitu mudah menemukan Quokka dan mereka ada di mana-mana. Well, hal itu tidak sepenuhnya salah, Quokka memang ada di mana-mana di Rottnest Island, namun menemukan mereka bukan perkara mudah. Warna bulu mereka yang coklat dengan kombinasi warna terang dan gelap membuat mereka tidak terlihat saat berada di antara tanah dan bawah pohon dengan batang coklat, ini adalah cara mereka berkamuflase untuk berlindung dari incaran predator.


Saat ini Quokka sudah dilindungi, ada aturan untuk menjaga populasi binatang yang sudah terdaftar sebagai vulnerable ini (satu level sebelum endangered). Di Rottnest Island, salah satu “must do” utama adalah selfie dengan Quokka. Mengapa? Oh well, tentunya karena mimik muka mereka yang selalu happy dan tampak antusias, it will surely make a good selfie photos, ditambah dengan selfie dengan Quokka yang dilakukan artis-artis Hollywood yang datang ke Rottnest Island, Quokka became the number one star of Rottnest Island.

Biking around Rottnest Island
Kami tiba di Rottnest di pagi hari dan langsung menyewa sepeda, saya dan teman-teman menyusuri jalanan Rottnest yang beraspal dan dipenuhi pepohonan di sisi jalan. “Where are they?” saya terus mencari pergerakan di bawah-bawah pohon, it actually took some time to find them. Setelah memutari beberapa jalanan, WE FOUND IT!

Satu Quokka yang sedang bersantai di bawah pohon, tepat di depan pagar bangunan rumah. Namun rupanya si Quokka yang satu ini sedang tidur, hanya membuka mata sebentar dan tertidur lagi. Kami sangat bersemangat dan berusaha membangunkannya dengan menyentuhkan daun ke badannya. Di Rottnest Island, kami dihimbau untuk tidak menyentuh langsung Quokka karena mereka tetap merupakan hewan liar dan Quokka dapat membawa bakteri yang bisa membuat kita sakit (salmonella infection). Sangking semangatnya, saya langsung merayap di bawah pohon dengan batang yang merunduk sangat rendah hingga persis di atas Quokka ini. Dengan muka baru bangun tidur, saya berhasil selfie dengan Quokka yang satu ini, namun mukanya kurang happy seperti yang biasa saya lihat di foto-foto Quokka, I guess even the happiest animal is not amused by someone who disturb their sleep hehe..



Okay, then we go and looking for another one. Kami terus berkeliling dan belum menemukan hingga waktunya bus tour, untuk berkeliling Pulau Rottnest dan melihat berbagai area viewing point. Saat bus tour dan turun di depan mercusuar, kami justru menemukan satu Quokka yang sedang aktif. I immediately run to that Quokka and snap a selfie with the smiling Quokka, yeay!!!

View during Rottnest Island bus tour, we can hop off the bus several times
Found another Quokka after the bus tour, this one is hungry!
Is it enough? WELL, NO HAHA! Usai bus tour dan makan siang, saya masih ingin mencari binatang menggemaskan ini, maka kami terus berkeliling dan menemukan beberapa Quokka, ada yang kabur, ada yang justru bersemangat mendekati kami. Setiap Quokka ternyata memiliki personality yang berbeda, but surely all of them are so so cute!


We snap so many Quokka pictures and selfie, saw them chewing the green leaf and surely entertain by their charming “smile.” I can’t guarantee that they’re really the happiest but Quokkas are surely the animal that makes everyone happy! The happiest animal on the gorgeous island, that’s surely match!!

@marischkaprue managed to get some selfies that makes her smile like a Quokka

NOTES

WENT TO ROTTNEST ISLAND WITH 
GARUDA INDONESIA AND WESTERN AUSTRALIA 
AS A PART OF OUR PERTH-FREEMANTLE TRIP

ROTTNEST ISLAND
19 km of Freemantle
Western Australia

GETTING THERE
You can use ferry boat to get to Rottnest Island
From Perth
Start from 39 AUD (tiket ferry PP), same day PP
From Freemantle
Start from 73 AUD (tiket ferry PP), same day PP

Ferry boat website:

BIKE RENTAL
One day bike hire: 30 AUD, plus uang jaminan 50 AUD (akan dikembalikan saat kita mengembalikan sepeda)

FLIGHT WITH GARUDA INDONESIA
Jakarta to Perth
Direct flight with Garuda Indonesia: around 4,5 hours flight
Harga tiket : around Rp. 8 juta – Rp. 13 juta PP with Garuda Indonesia (direct flight, bagasi 30 kg)
See detail price based on your schedule here: www.garuda-indonesia.com


***


23 Desember 2017

, ,

EVERYTHING IS BETTER WITH COFFEE (KAPAL API)





It was almost the time when the sun set. Langit mulai berubah warna, kami memperhatikan suasana dengan cahaya yang meredup dan langit jingga yang indah. Saya menyeruput kopi Kapal Api Flores Manggarai Blend hangat sambil menikmati senja dari Gili Lawa, Taman Nasional Komodo, Flores.


It was such a perfect time, perfect moment to enjoy coffee. Hari-hari kami di Taman Nasional Komodo di Flores dengan ditemani kopi Kapal Api menjadi momen sangat menyenangkan. Kami pun punya pilihan dan selera yang berbeda, saya memilih Kapal Api Flores Manggarai Blend, dalam kemasan Easy Drip bag yang memberikan sensasi pour over di kafe favorit saya. Sementara teman saya memilih Kapal Api Luwak Blend bubuk dengan aroma dan rasa khas kopi Luwak dari Tana Toraja, sebagian lagi memilih kopi Kapal Api sachet White Coffee dengan kandungan bubuk coklat yang membuat rasanya jelas lebih enak.

Ada beberapa hal menarik tentang kopi sachet yang saya baca di waktunyakapalapi.com. Ternyata membuat kopi dari kemasan sachet pun ada cara khusus untuk mendapatkan rasa terbaik. Air panas yang digunakan sebaiknya air yang "baru", bukan air panas yang sudah direbus berulang kali karena ketika kita merebus air, ada oksigen yang terlepas sehingga dapat merubah rasa juga. Jika ingin menambah cita rasa creamy, sebaiknya kita menambahkan susu UHT, bukan creamer. Tips terakhir? kalau bisa, gunakan gelas keramik untuk menahan panas lebih lama sehingga Kopi Kapal Api kita lebih enak!

Ngopi di Wae Rebo dengan view seperti ini? BEST!
Tinggal dan berkeliling Indonesia membuat saya punya kesempatan menikmati berbagai citarasa kopi lokal yang berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing. Mulai dari kopi Gayo, kopi Arabika dari dataran tinggi Gayo dengan aroma khas dan rasa pahit yang kental, kopi Toraja dengan keasaman yang tinggi dan rasa pahit kopi Toraja yang khas, atau Kopi Flores yang melalui proses giling basah, dengan aroma fruity yang khas dan aroma tembakau yang unik. Masih ada begitu banyak kekhasan dan kekayaan kopi di banyak wilayah di Indonesia. Kopi pun sudah jadi hal yang tak terpisahkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Di berbagai wilayah kita dapat dengan mudah menemukan warung kopi, bukan hanya untuk minum kopi, namun menjadi wadah warga untuk berkumpul bersama. Kopi begitu erat dengan kebersamaan, menjadi elemen yang memperkuat budaya berkumpul bersama.


Kopi di sore hari bersama-sama? Hmm, siapa yang bisa menolak kopi Kapal Api ditemani senja di Taman Nasional Komodo, usai trekking di bukit dengan pemandangan yang sangat indah.

Apa yang membuat kopi Kapal Api jelas lebih enak? Saya dan teman-teman sering membawa kopi Kapal Api Easy Drip, kopi saring praktis dengan rasa kopi dari berbagai daerah yang sangat kental dan original, Flores Manggarai Blend dan Luwak Blend. It's easy to carry for travel, without losing the original taste we want from coffee. What about you? Are you a coffee person? Do you bring kopi Kapal Api, dan kenapa Kopi Kapal Api jelas lebih enak untuk kalian?

Yuk ikutan kompetisi blog #KapalApiPunyaCerita, pemenang akan mendapatkan Samsung Note 8, dan 50 pengirim artikel pertama juga akan mendapatkan voucher belanja Rp. 200.000,-

Caranya:

Tulis artikel dengan tema "Mengapa Kopi Kapal Api jelas lebih enak menurut versi kamu" dan submit sebelum tanggal 27 Desember 2017. Artikel ditulis dengan ketentuan: minimal 500 kata dan backlink ke www.waktunyakapalapi.com, sertakan juga hashtag #KapalApiPunyaCerita. Submit tulisan ke facebook Kapal Api
Tag akun facebook Kapal Api, upload juga di twitter dengan tag twitter @KapalApi_ID 
Jangan lupa hashtag #KapalApi #JelasLebihEnak #KapalApiPunyaCerita Cek lebih lengkap di www.waktunyakapalapi.com

Sudah punya inspirasi untuk menulis? Kalau belum, mungkin ini waktunya Kapal Api dulu :)

@marischkaprue - morning coffee person, but she wouldn't say no to sunset coffee time

26 November 2017

, , , , , ,

PERFECT AFTERNOON IN NARA



Menikmati Nara bagaikan menikmati dunia fairy tale yang menyenangkan. Temple dan Shrine yang indah di tengah kehijauan, aliran sungai yang menenangkan dan tentunya.. rusa nakal yang bebas berkeliaran.

Nara Park
Saya dan Putri hanya punya setengah hari untuk menikmati Nara namun waktu yang terbatas ini ternyata cukup untuk merasakan sore hari yang tidak terlupakan di Nara. Posisi Nara yang berdekatan dengan Osaka dan Kyoto membuat Nara ideal menjadi side trip saat bepergian ke Osaka, atau Kyoto. Hanya perlu waktu satu jam perjalanan dengan kereta JR Yamatoji Rapid Service untuk sampai ke Nara, atau opsi lain dengan bus.


Banyak lokasi menarik di Nara, namun daya tarik Nara adalah rusa-rusa nakal yang bebas berkeliaran. Awalnya saya mengira rusa-rusa ini hanya ada di area tertentu saja, namun ternyata kita dapat bertemu rusa-rusa ini di mana-mana, di pinggir jalan, jalanan dengan berbagai toko di sisi jalan, area taman dan shrine, basically everywhere in Nara.

Mengapa nakal? Well, sangking terbiasanya mereka dengan manusia, rusa-rusa ini tidak takut mendekati kita (dan inilah part paling menyenangkan) dan meminta snack rusa yang bisa kita beli di berbagai tempat di Nara (bentuknya seperti chips pipih, you can try it haha). Saya dan Putri cukup kewalahan saat banyak rusa mendekat meminta makanan saat kami membeli snack, rusa-rusa ini langsung minta disuapi makanan dan terus mendekat bahkan saat kami duduk-duduk santai di taman :)

Yang lucu, walaupun nakal, rusa-rusa ini sangat “sopan,” saat saya menunduk memberi salam ala Jepang, rusa gemes ini langsung ikut menunduk, berkali-kali, terus menerus yang membuat saya dan Putri tidak dapat berhenti tertawa.

Di sore hari saat senja pemandangan menjadi semakin indah. Cahaya senja membuat suasana menjadi keemasan, kami menikmati senja di Nara Park ditemani rusa-rusa yang masih penasaran apakah kami masih menyimpan snack atau tidak.

It such a perfect afternoon in Nara, and I want to repeat..


Jika ingin menikmati Nara tanpa perlu repot mengurus berbagai hal, kita dapat memesan Nara Afternoon Tour from Osaka dari KLOOK

Tour dimulai di siang hari dan kita menuju ke Nara. Di Nara kita dapat berkeliling ke berbagai area seperti Nara Park, Todai-ji Temple, Kasuga Taisha Shrine, Nara Nagomikan dan menikmati senja di Nara, cek link ini untuk menemukan detil perjalanan ke Nara.



Selain Nara, masih banyak opsi side tour yang dapat dilakukan dari Osaka, temukan berbagai opsi experience yang ditawarkan di KLOOK seperti Osaka Amazing Pass, Osaka One Day Walking Tour, Osaka Aquarium hingga Arashiyama Nara Tour from Osaka.
 
Kalian juga bisa mendapatkan voucher / tiket attraction tour dari KLOOK, masing-masing pemenang akan mendapatkan dua voucher (so you can enjoy the gift together). Caranya mudah, tinggal like dan komen status update KLOOK di facebook, Komen sebanyak-banyaknya untuk kesempatan menang yang lebih besar ya!

So, who you want to enjoy Nara with?

@marischkaprue – planning to re-visit Nara’s nasty deers